Laman

Welcome


I made this widget at MyFlashFetish.com.

Rabu, 07 Maret 2012

Resume Psikologi Industri (7 Maret 2012)

Organisasi adalah sekumpulan orang (SDM) yang saling berinteraksi di dalam sebuah sistem.


Sistem di dalam suatu organisasi mencakup:
  • Visi dan Misi
  • Struktur Organisasi
  • Job Desk (Spesifikasi)
  • Development (Pelatihan, Pengembangan)
  • Measurement
  • Feed Back
  • Coaching

Organisasi merupakan sebuah sistem terbuka yang terdiri dari :

INPUT ---> PROSES ---> OUTPUT

harus selalu di lakukan evaluasi dari ouput yang di hasilkan apakah sesuai dengan hasil yang di harapkan dan apalagi tidak sesuai maka harus di tinjau kembali baik input maupun prosesnya.


SDM yang berkualitas harus memilik :
  • Komitmen terhadap apa yang di kerjakannya
  • Motivasi yang besar
  • Kepuasaan terhadap pekerjaannya

Quality Service dari pekerjaan yang kita lakukan mempunya nilai:

S = Hs + Ss
      CxTxH

keterangan :
S    = Nilai kualitas pelayanan seseorang
Hs  = Hard Skill yang di miliki
Ss  = Soft Skill yang di miliki
C    = Cost
T    = Time
H    = Mengeluh

Apabila seseorang memiliki hard skill dan soft skill yang tinggi, namun tidak di dukung dengan kepuasan terhadap pekerjaan yang di lakukannya sehingga menyebabkan sering mengeluh, menunda-nunda pekerjaan, dan pada akhirnya membuang waktu dengan percuma maka akan menghasilkan kualitas pekerjaan yang tidak efektif dan efisien.

Psikologi Industri & Organisasi

Psikologi Industri adalah sebuah ilmu yang mempelajari manusia dan segi-segi kejiwaan dalam konteks kerja di industri atau perusahaan secara sistimatis dan ilmiah.
Adapun beberapa alasan yang melatar belakangi mengapa Psikologi Industri dirasa penting untuk dipelajari antara lain yaitu :

  1. Untuk memecahkan masalah-masalah penting yang berkenaan dengan tenaga kerja dalam industri.
  2. Agar dunia industri mampu untuk menggunakan prosedur yang tepat dalam masalah kemanusiaan dalam dunia perindustrian dan,
  3. Untuk memotivasi karyawan perusahaan agar memiliki moralitas yang baik.
Berikut adalah beberapa teori yang berkenaan dengan organisasi dimana teori ini berawal dari manusia yang merupakan mahluk sosial dimana cenderung untuk hidup bermasyarakat namun dikarenakan keterbatasan kemampuannya menyebabkan mereka untuk berkerjasama mencapai tujuan, hal ini lah yang melandasi terbentuknya suatu organisasi.
  1. ERNEST DALE : Organisasi adalah suatu proses perencanaan yang meliputi penyusunan, pengembangan, dan pemeliharaan suatu struktur atau pola hubungan kerja dari orang-orang dalam suatu kelompok.
  2. CYRIL SOFFER : Organisasi  adalah perserikatan orang-orang yang masing-masing diberi peran tertentu dalam suatu sistem kerja dan pembagian tugas secara terperinci dan disatukan kembali dalam bentuk hasil kerja.
  3. KAST & ROSENZWEIG : Organisasi adalah sub sistem teknik, sub sistem strutural, sub sistem pshikososial dan sub sistem manajerial dari lingkungan yang lebih luas yang merupakan kumpulan orang-orang yang berorientasi pada suatu tujuan.
Adapun beberapa ciri dari suatu organisasi yaitu :
  1. Merupakan lembaga sosial yang terdiri atas kumpulan orang dengan berbagai pola interaksi yang ditetapkan.
  2. Dikembangkan untuk mencapai suatu tujuan bersama.
  3. Secara sadar dikoordinasikan dan dengan sengaja disusun serta,
  4. Merupakan instrumen sosial yang mempunyai batasan secara relatif dan diidentifikasi.
Dalam organisasi faktor SDM atau sumber daya manusia berperan sangat penting sehingga perlu dipelajari lebih lanjut, menurut A.F Stoner Manajemen SDM merupakan suatu prosedur yang berkelanjutan yang bertujuan untuk memasok organisasi atau perusahaan dengan orang-orang yang tepat untuk ditempatkan pada posisi dan jabatan yang tepat dalam organisasi tersebut. 

Secara umum terdapat 5 fungsi operasional dari manajemen SDM agar proses pelaksanaan SDM berjalan dengan efektif dan efisien yaitu sebagai berikut :
  1. Fungsi pengadaan, yaitu proses penarikan, seleksi, penempatan, orientasi dan induksi untuk mendapatkan karyawan sesuai yang dibutuhkan perusahaan atau lebih dikenal dengan sebutan "the right man in the right place".
  2. Fungsi pengembangan, proses peningkatan keterampilan teoritis, teknis, konseptual dan moral karyawan melalui pendidikan dan pelatihan.
  3. Fungsi kompensasi, yaitu pemberian balas jasa langsung dan tidak langsung berbentuk uang atau barang kepada karyawan sebagai imbal jasa (out put) yang diberikan oleh pihak perusahaan.
  4. Fungsi pengintegrasian,  yaitu kegiatan untuk mempersatukan kepentingan perusahaan dan kebutuhan perusahaan sehingga tercipta kerjasama yang serasi dan saling menguntungkan.
  5. Fungsi pemeliharaan, adalah kegiatan untuk memelihara atau meningkatkan kondisi fisik atau mental dan loyalitas karyawan agar tercipta hubungan jangka panjang.